ANTARA KATA DAN RASA

Ditulis ketika merindukan ibu, kala diri menuntut ilmu, di des Karangbanyu,
selamat mengharu wahai perantau..

Seribu Rindu untuk Ibu
oleh : Fiula Nafiah
Kusalamkan seribu rindu dari tanah Karangbanyu
Puing-puing rindu itu tak mau pergi dari hatiku
Masih tersisa walau perpisahan lama sudah berlalu
Berapa musim harus kujumpa untuk bertemu?
Hingga ribuan kalipun jarum jam beradu
Masih saja kurasa hawa gunung lawu
Kapan kudengar lagi gemercik merdu Curug Sewu?
Rindu, sampai kapan kau jebak aku 
Dalam bingkai-bingkai sendu?
Dan rasa yang terlalu menyiksa kalbu?
Ibu, kapan berkunjung ke Karangbanyu?

Ngawi, 2018

Komentar